Minggu, 15 April 2012

Nanti


Mengurai asa dalam duka
Tak terlintas namun tak pula terbatas
Yakini sepi bukan dilema
Hanya itu , itu dan itu

Tau itu penting
Tau itu berharga
Tapi tak untuk kini
Masanya lewat
Atau justru didepan?

Aku diam
Tersentak dalam emosi
Tak mengapa
Ini akan berakhir
Dan akan segera datang lagi

Nanti

Nanti

Saat pohon itu meninggi.

By : Astia Putriana
S-1 Akuntansi
LPM Jurnal Kampus FE Unlam

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar