Minggu, 15 April 2012

Aku hanya ingin menulis

Aku Hanya Ingin Menulis

Dalam ruang 3 x 3 meter, tanpa karpet hanya beralaskan lantai dingin dan hiruk-pikuk pantulan suara televisi dari kejauhan, aku duduk dalam diam dan pikiran tanpa beban. Dengan sebuah buku manajemen, aku mencoba tenggelam merasuk dari sanubari yang haus akan ilmu ini kedalamnya. Namun , sepi lagi yang kuharapkan, satu saja tutur terucap dari insan lain yang ada dalam ruang tanpa pintu ini sangat memecah konsentrasiku. Aku termenung. Aku perlu sendiri.
Dingin, dan penyakit itu pun mulai datang seakan ingin menemaniku dalam kesunyian ini. Sangat menyiksaku dan aku nikmati. Tuhan mengujiku J. Laptop biru berstiker aneka warna dari beberapa acara yang pernah kujalani menjadi pilihanku untuk bersama mengarungi malam pekat. Aku lepas, aku bebaskan semua yang ada di alam pikiranku dengan benda kesayanganku ini. Hanya kamu dan aku.
Tombol on kutekan dan ya aku terbang dalam lamunan sementara mencari segenggam inspirasi yang mungkin bisa kutuangkan dalam sebuah file microsoft word. Laptop telah dalam keadaan hidup dan kamu, foto kamu yang ada didepan layar laptopku sekarang, begitu mencerahkan sekaligus menggalaukan, kau disana, aku merindukanmu.
Sudahlah cukup, dan sekarang hasilnya adalah perjalanan lepas penatku berakhir disini, memang di sebuah file yang entah bermakna atau tidak. Aku hanya ingin menulis .

Tak semua hal perlu makna
Hanya goresan tinta dalam suasana
Menjadi saksi
Menulis tak perlu sangsi

By : Astia Putriana
S-1 Akuntansi
LPM Jurnal Kampus FE Unlam

Sunday, 2012-04-15
20.37 WITA

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar